BOGOR, BRAVO-IDN – Pemerintah Desa (Pemdes) Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mulai merealisasikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sebagai bagian dari program infrastruktur yang didanai melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Tahun 2025 tahap pertama. Proyek ini bertujuan meningkatkan fasilitas umum sekaligus mencegah longsor di wilayah tersebut.
Pembangunan TPT berlokasi di Kampung Lulut, RT 01/RW 03, dengan panjang total 210 meter (kanan dan kiri), lebar 1 meter, dan tinggi 3 meter. Struktur ini dinilai krusial untuk menjaga kestabilan tanah, terutama di daerah berlereng curam dan dekat aliran air.
Dana pembangunan bersumber dari Pemerintah Kabupaten Bogor melalui skema Bankeu. Pemdes Lulut memastikan proyek dilaksanakan secara transparan dan sesuai kebutuhan masyarakat. Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola untuk memaksimalkan hasil sekaligus memberdayakan ekonomi warga setempat.


Kepala Desa Lulut, Udin, menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan hasil musyawarah warga. “TPT ini diharapkan mengurangi risiko banjir saat musim hujan dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ramdani Akbar, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), menekankan bahwa sistem swakelola dipilih agar manfaat anggaran dapat dirasakan langsung oleh warga. “Selain hasil lebih maksimal, ini juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.
Warga RT 01/RW 03 menyambut positif proyek ini, mengaku lebih aman dari ancaman banjir. Pemdes Lulut berencana melanjutkan pembangunan infrastruktur secara bertahap sesuai anggaran yang tersedia, dengan fokus pada peningkatan sarana-prasarana dan ekonomi lokal.
Proyek tahap pertama ini diharapkan selesai tepat waktu dan menjadi fondasi bagi program infrastruktur lainnya di tahun 2025.
Laporan: Wan
Editor: iel