BOGOR, BRAVO-IDN – Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti kegiatan penutupan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah namun tetap khidmat, dipenuhi semangat kebersamaan serta nilai-nilai keagamaan.
Sejak pagi hari, halaman kantor Desa Puspasari telah dipadati para peserta yang terdiri dari anak-anak dan remaja. Mereka mengikuti rangkaian acara penutupan yang diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan religi, mulai dari tausiyah, pembagian penghargaan, hingga penampilan dari para peserta pesantren kilat.
Pesantren Kilat Ramadhan tahun ini mengusung tema “Smart With Islam, Bright With Iman”, yang bertujuan membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta keimanan yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Desa Puspasari, Kurnia Nurdin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu upaya membangun karakter generasi muda melalui pendidikan agama sejak dini.

“Pesantren kilat ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak kita. Harapannya mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Kurnia Nurdin.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Desa Puspasari akan terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan dan pendidikan karakter bagi generasi muda.
Dalam kegiatan penutupan tersebut, panitia juga memberikan berbagai penghargaan dan cenderamata kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka selama mengikuti rangkaian Pesantren Kilat Ramadhan. Terlihat pula deretan piala dan hadiah yang telah disiapkan bagi para peserta yang berprestasi.
Selain itu, suasana kebersamaan sangat terasa ketika para peserta, orang tua, serta para tokoh masyarakat berkumpul menyaksikan rangkaian acara penutupan. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah desa, masyarakat, serta para generasi muda yang menjadi peserta sanlat.

Salah satu panitia kegiatan menyampaikan bahwa jumlah peserta Pesantren Kilat Ramadhan tahun ini mencapai ratusan siswa dari berbagai sekolah di wilayah Desa Puspasari dan sekitarnya. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi pembelajaran seperti pendidikan akhlak, membaca Al-Qur’an, praktik ibadah, serta pembinaan karakter Islami.
Dengan berakhirnya kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H ini, diharapkan nilai-nilai yang telah dipelajari para peserta dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Kegiatan penutupan berlangsung dengan tertib, penuh khidmat, serta diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar generasi muda Desa Puspasari menjadi generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia di masa depan.
(Wan)






