Pemdes Sanja Merealisasikan Bantuan Keuangan (Bankue) Tahun 2026,Rekontruksi Jembatan

BOGOR, BRAVO-IDN – Pemerintah Desa (Pemdes) Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa melalui pembangunan dan perbaikan sarana yang dibutuhkan masyarakat. Salah satu kegiatan yang tengah dilaksanakan adalah rekonstruksi jembatan di wilayah RW 006 Desa Sanja dengan menggunakan Bantuan Keuangan (Bankeu) Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun Anggaran 2026. Selasa (20/10/2026).

Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, proyek rekonstruksi jembatan tersebut memiliki volume pekerjaan panjang 6 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3 meter. Adapun anggaran yang dialokasikan sebesar Rp200.000.000, termasuk pajak PPN dan PPh, dengan waktu pelaksanaan selama 40 hari kalender.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama tenaga ahli sesuai dengan perencanaan pembangunan yang telah ditetapkan.

Pekerjaan rekonstruksi jembatan sedang berlangsung. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang konektivitas warga, khususnya masyarakat di lingkungan RW 006 Desa Sanja.

Pembangunan jembatan diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari. Keberadaan akses yang memadai juga menjadi faktor penting dalam menunjang mobilitas warga, distribusi barang, serta kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Kepala Desa Sanja, Edi Yusuf, diharapkan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah harus dilaksanakan dengan mengedepankan perencanaan yang baik, kualitas pekerjaan, transparansi, dan akuntabilitas.

“Pembangunan infrastruktur desa bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi bagaimana hasil pembangunan tersebut benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berharap rekonstruksi jembatan di RW 006 ini dapat menunjang aktivitas warga, meningkatkan keamanan akses, serta memperlancar mobilitas masyarakat,” demikian draf pernyataan yang dapat disesuaikan dengan keterangan langsung Kepala Desa Sanja.

Edi Yusuf juga diharapkan mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan. Partisipasi masyarakat dinilai penting agar hasil pekerjaan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, dan anggaran yang telah ditetapkan.

Dengan alokasi anggaran sebesar Rp200 juta dari BKK Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun Anggaran 2026, pelaksanaan rekonstruksi jembatan di RW 006 Desa Sanja diharapkan berjalan sesuai jadwal, yakni selama 40 hari kalender.

Ke depan, masyarakat diharapkan dapat ikut mengawasi proses pembangunan secara konstruktif, sementara pihak pelaksana berkewajiban memastikan pekerjaan memenuhi standar teknis dan ketentuan yang berlaku.

Pemdes Sanja diharapkan terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga, sehingga penggunaan anggaran desa dapat memberikan manfaat optimal dan mendukung pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor.

WN

Search