BANGLI, BRAVO-IDN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bangli menyampaikan penolakan terhadap pemberitaan yang muncul di Majalah Tempo edisi 1316 April 2026. Dalam konferensi pers yang diadakan pada rabu (15/04/2026), sejumlah pengurus DPD NasDem Bangli hadir untuk menyampaikan pandangan mereka, antara lain Ketua DPD Ir. Gede Tindih, Sekretaris I Nengah Sudibia MY, BSc, S.Sos, Wakabid OKK Drs. I Nengah Sukarta, MSi, Wakabid Bappilu I Nyoman Sutresna, dan Wakil Ketua Bidang Siber I Putu Sutardana.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPD Ir. Gede Tindih (ketua DPD NasDem Bangli), Sekretaris I Nengah Sudibia MY, BSc, S.Sos, Wakabi OKK Drs. I Nengah Sukarta, MSi, Ketua Bappilu I Nyoman Sutresna, serta Wakil Ketua Bidang Siber I Putu Sutardana.

Ketua DPD NasDem Bangli Ir. Gede Tindih menyampaikan bahwa pemberitaan Tempo yang menampilkan judul cover ‘PT NasDem Indonesia Raya TBK’ dan menyiratkan partai sebagai lembaga komersial tidak sesuai dengan kenyataan. “Apa yang diberitakan oleh Tempo itu tidak benar. Kami masih tegak lurus, NasDem masih baik-baik saja, tidak ada persoalan apa,” ujarnya.
Ia juga menolak informasi tentang dugaan rencana “merger” atau kerja sama khusus dengan Partai Gerindra, menyatakan bahwa hal tersebut tidak memiliki dasar yang kuat. “Logikanya, partai besar dengan kursi banyak tidak mungkin melakukan hal seperti itu. Bahkan partai kecil yang tidak lolos parlemen pun tidak ada rencana seperti itu,” tambahnya.
Sekretaris DPD I Nengah Sudibia MY, BSc, S.Sos menambahkan bahwa gambar karikatur pada sampul majalah yang menampilkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dianggap tidak mengenakkan. “Karikatur tersebut menggambarkan sesuatu yang tidak sesuai dengan citra partai yang kita bangun,” ucapnya.
Wakabid OKK Drs. I Nengah Sukarta MSi menjelaskan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem telah melakukan kunjungan ke kantor pusat Tempo di Jakarta dan pihak Tempo telah memberikan permohonan maaf secara tertulis. “Kami melihat melalui video yang disampaikan DPP bahwa Tempo sudah meminta maaf atas pemberitaan tersebut,” katanya.
Wakabid Bappilu I Nyoman Sutresna menegaskan bahwa tuntutan dari DPP adalah agar Tempo secara tertulis meminta maaf dan tidak mengulangi hal serupa di masa depan. “Tuntutan tersebut sudah disampaikan oleh DPP dan sudah dijawab oleh Tempo dengan permohonan maaf,” jelasnya.
Wakabid Siber I Putu Sutardana menambahkan bahwa DPD NasDem Bangli merasa kecewa dan menolak pemberitaan tersebut. “Kami kecewa dan menolak, karena tidak mungkin ada hal seperti yang diberitakan. Partai besar tidak akan melakukan hal semacam itu,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh pengurus DPD NasDem Bangli menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang dilakukan oleh DPP dan berharap agar pemberitaan di masa depan tetap berdasarkan fakta yang akurat dan sesuai dengan kaidah etika jurnalistik.(Red)






