, ,

Peringati Isra Mi’raj, Lapas Kediri Hadirkan Gus Arif Penceramah Kondang Asal Kediri

Peringati Isra Mi’raj, Lapas Kediri Hadirkan Gus Arif Penceramah Kondang Asal Kediri

Kediri, – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri Kanwil Kemenkumham Jawa Timur mengadakan acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, bertempat di Masjid At Taubah Lapas Kelas II A Kediri, Jum’at (23/2/24).

Acara tersebut langsung di hadiri oleh Plt Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Budi Ruswanto dan beberapa pegawai Lapas Kelas IIA Kediri serta Seluruh warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Kediri.

Kegiatan Isra Mi’raj ini di isi dengan Tausiyah oleh Gus Arif Widodo Abdullah dari Banyakan Kediri. Diawali dengan Mahalul Qiyam, pembacaan ayat Suci Al Quran, lalu Sambutan Plt Kepala Lapas Kelas II A Kediri.

Penceramah Gus Arif Widodo Abdullah, dalam Tausiyahnya menyampaikan bahwa Isra Mi’raj ini merupakan turunnya perintah untuk melaksanakan sholat wajib 5 waktu “ saya berpesan kepada diri saya sendiri dan para hadirin sekalian terkhusus warga binaan untuk meninggalkan sholat 5 wajib 5 waktu meskipun dalam keterbatasan berada di Lembaga Pemasyarakatan ini” terang Gus Arif.

Selama acara berlangsung, terlihat wajah-wajah yang sumringah mendengar tausiyah yang dibawakan Gus Arif Widodo Abdullah. Kesempatan ini sekaligus untuk menyambut datangnya Bulan suci Ramadhan dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan Warga Binaan selama bulan Ramadhan nantinya.

Sementara itu, Budi Ruswanto mengatakan bahwa peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW digelar dengan tujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa khususnya melaksanakan ibadah sholat karena merupakan perintah langsung dari Allah SWT dan melaksanakan ibadah atas perintah Allah tersebut sesuai dengan tuntunannya.

“Peringatan Isra’ Mi’raj ini sengaja kami selenggarakan untuk bekal teman – teman (warga binaan) semua. Agar tercapai tenang, dan meningkat imannya sehingga kualitas agama yang baik, pasti membawa hal – hal baik dalam kehidupan yang dijalani”,tutur Budi.

Kegiatan tersebut sejatinya menjadi pemenuhan hak dasar bagi warga binaan, yaitu hak untuk melakukan kegiatan keagamaan. Sejalan dengan apa yang disampaikan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Heni Yuwono, hak – hak bagi warga binaan herus dipenuhi, utamanya hak dalam beragama.

Search