BOGOR, BRAVO-IDN – Organisasi Kemasyarakatan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten memasuki usia ke-28 tahun pada 2026. Momentum Milad ke-28 tersebut menjadi refleksi perjalanan organisasi sekaligus pengingat bagi seluruh jajaran dan anggotanya untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut turut disampaikan Usman Jabir, Ketua DPAC BPPKB Banten Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Melalui momentum Milad ke-28 BPPKB Banten, ia mengajak seluruh keluarga besar organisasi untuk menjadikan usia yang semakin matang sebagai energi baru dalam menjalankan kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Mengusung semangat “Berjuang, Beramal, Berakhlakul Karimah”, peringatan Milad tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai organisasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Usman Jabir menekankan bahwa keberadaan organisasi kemasyarakatan harus mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Menurutnya, anggota BPPKB Banten harus mampu menunjukkan bahwa organisasi dapat menjadi mitra masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, keamanan lingkungan, maupun pembangunan.

“Milad ke-28 ini harus menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin solid, semakin dewasa dalam berorganisasi, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat. Semangat kita adalah berjuang, beramal dan tetap mengedepankan akhlakul karimah,” ujar Usman Jabir.
Memasuki usia 28 tahun, BPPKB Banten telah melalui perjalanan panjang sebagai organisasi yang memiliki basis anggota di berbagai wilayah.
Sejumlah catatan pemberitaan sebelumnya juga menunjukkan aktivitas BPPKB Banten DPAC Kecamatan Gunung Putri yang aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Pada 2023, misalnya, Usman Jabir tercatat terlibat dalam pembentukan dan penguatan kepengurusan ranting BPPKB Banten di wilayah Kecamatan Gunung Putri.
Kegiatan sosial juga menjadi salah satu bentuk kepedulian organisasi. Pada 2025, BPPKB Banten PAC Gunung Putri turut menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Sukabumi sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah.
Menurut Usman, pengalaman panjang tersebut harus menjadi modal untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas organisasi.
“Usia 28 tahun bukan sekadar angka. Ini merupakan perjalanan panjang yang harus kita syukuri sekaligus menjadi bahan evaluasi. Ke depan kita harus lebih kompak, lebih tertib, dan lebih banyak memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegasnya.
Berjuang Tanpa Kehilangan Jati Diri
Usman juga mengingatkan seluruh pengurus, anggota dan kader BPPKB Banten agar tetap memegang teguh aturan organisasi serta menjaga nama baik organisasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, perjuangan organisasi tidak harus selalu diwujudkan melalui kegiatan besar. Hal-hal sederhana seperti membantu warga yang membutuhkan, bergotong royong, menjaga lingkungan, serta membangun komunikasi dengan pemerintah dan unsur masyarakat lainnya merupakan bagian dari kontribusi organisasi.
“Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah. Persatuan dan kekompakan harus tetap menjadi kekuatan utama. Kita jaga marwah organisasi dan tunjukkan bahwa BPPKB Banten hadir untuk masyarakat,” katanya.
Semangat tersebut sejalan dengan kiprah BPPKB Banten Kecamatan Gunung Putri yang dalam sejumlah kegiatan sebelumnya juga terlibat bersama elemen masyarakat dan organisasi lainnya dalam persoalan sosial maupun kepentingan pembangunan masyarakat
Momentum Memperkuat Sinergitas
Milad ke-28 juga diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergitas antara BPPKB Banten dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta organisasi kemasyarakatan lainnya.
Usman menilai sinergitas sangat penting karena persoalan di tengah masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan komunikasi, kepedulian dan kerja. (WN)






