BOGOR, BRAVO-IDN – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Perumahan Griya Bukit Jaya menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan turun langsung melakukan pemeliharaan fasilitas umum bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU).26 Agustus 2026
Kegiatan tersebut meliputi pembersihan gorong-gorong dan saluran air yang mengalami pendangkalan serta penanganan lingkungan di sekitar area PKL. Sejumlah titik jalan yang berlubang juga menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kegiatan gotong royong tersebut mendapat dukungan dari H. Sugianto (Bang May) dan Yadi selaku Pembina PKL Griya Bukit Jaya, serta Daeng Djabir selaku Penasihat PKL.
Daeng Djabir mengatakan, kepedulian terhadap fasilitas umum bukan hal baru bagi para PKL Griya Bukit Jaya. Ia menyebut komitmen tersebut telah dibangun sejak 2010 dan terus dipertahankan hingga 2026.
“Sejak 2010 sampai sekarang, kami selalu berkomitmen. PKL Griya Bukit Jaya bukan hanya datang untuk berusaha dan mencari nafkah, tetapi juga harus ikut menjaga serta memelihara lingkungan dan fasilitas umum,” ujar Daeng Djabir.
Menurutnya, keberadaan PKL harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Para pedagang tidak ingin hanya menggunakan fasilitas umum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut merawatnya.

“Gorong-gorong, saluran air dan jalan adalah fasilitas yang digunakan bersama. Kalau ada yang tersumbat atau rusak, dampaknya dirasakan masyarakat dan pedagang. Karena itu, sebisa mungkin kami ikut menjaga dan membantu pemeliharaannya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, para PKL bersama unsur terkait terlihat bekerja membersihkan saluran air dan gorong-gorong dari material serta endapan yang berpotensi menghambat aliran air. Pemeliharaan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko genangan ketika hujan sekaligus menjaga kebersihan kawasan.
Selain persoalan drainase, kondisi sejumlah titik jalan berlubang juga menjadi perhatian. Sinergi antara PKL dan Dinas PU diharapkan dapat terus berlanjut sehingga berbagai persoalan fasilitas umum di sekitar kawasan dapat ditangani secara bertahap.
H. Sugianto (Bang May) dan Yadi selaku Pembina PKL Griya Bukit Jaya turut mendorong agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada kegiatan kali ini, melainkan menjadi budaya bersama para pedagang.

Daeng Djabir menegaskan, keberadaan PKL dan kepentingan masyarakat harus dapat berjalan beriringan.
“Jangan hanya menuntut hak, tetapi kewajiban juga harus dijalankan. Kami mencari nafkah di sini, maka sudah sepatutnya kami ikut menjaga lingkungan di sini,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi antara PKL, masyarakat dan pemerintah dapat terus terjalin dalam menjaga fasilitas umum.
“PKL bukan sekadar berusaha. Kami juga bagian dari masyarakat dan punya tanggung jawab terhadap lingkungan. Apa yang bisa kami lakukan untuk menjaga fasilitas umum, akan kami lakukan,” pungkas Daeng Djabir.
Komitmen tersebut menjadi gambaran bahwa aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial. PKL Griya Bukit Jaya menegaskan bahwa menjaga kebersihan, saluran air, gorong-gorong dan fasilitas umum merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.
WN






