BOGOR, BRAVO-IDN – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Syukuran Peresmian Mushola Baitus Salam yang dirangkai dengan Santunan kepada 100 Anak Yatim Piatu di kawasan Vila Pos Silet, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Rabu malam (17/06/2026) bertepatan dengan 2 Muharram 1448 Hijriah.
Acara yang dihadiri ratusan jamaah,kepala desa cicadas, sekertaris desa tljung,danramil gunung putri, perwakilan polsek gunung putri, babinsa bhimas gunung putri tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta para undangan dari berbagai wilayah Kecamatan Gunung Putri ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat, dan doa bersama. Hadir sebagai penceramah utama KH. Zaki yang menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya memakmurkan rumah ibadah serta memperbanyak amal sosial di bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan bagi umat Islam.

Dalam sambutannya, H.Acang Suryana menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan Mushola Baitus Salam yang kini dapat dimanfaatkan sebagai pusat ibadah, keagamaan, dan kegiatan sosial masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, Mushola Baitus Salam kini resmi digunakan. Semoga menjadi tempat yang membawa keberkahan, memperkuat persatuan warga, serta menjadi sarana pembinaan generasi muda yang berakhlakul karimah,” ujar H.Acang.
Peresmian mushola ditandai dengan doa bersama dan syukuran yang dihadiri para ulama serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran warga yang memadati lokasi acara menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mendukung keberadaan sarana ibadah tersebut.
Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan santunan kepada 100 anak yatim piatu yang berasal dari sejumlah wilayah di Kecamatan Gunung Putri. Santunan berupa uang tunai dan bantuan lainnya diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di momentum Tahun Baru Islam. Kegiatan santunan anak yatim pada bulan Muharram merupakan tradisi sosial-keagamaan yang banyak dilakukan untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan umat.

Selain santunan, acara juga diisi dengan doa khusus untuk para donatur, pengurus mushola, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Mushola Baitus Salam.
Para jamaah yang hadir berharap Mushola Baitus Salam dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang aktif, mulai dari shalat berjamaah, pengajian, pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, hingga berbagai program sosial kemasyarakatan. Harapan tersebut sejalan dengan peran mushola yang tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan dan kegiatan sosial masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan hingga selesai. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam acara ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Kecamatan Gunung Putri.
“Semoga Mushola Baitus Salam menjadi cahaya bagi umat dan santunan yang diberikan menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.”
(Wn)






